Header Ads Widget

PUSAT LINK HOKI

Slot Gacor Hari ini - Cabang Angkat Berat Parpernas XVI Papua 2021

Slot Gacor Hari ini

 Cabang Angkat Berat Parpernas XVI Papua 2021

Slot Gacor Hari ini - Atlet angkat berat Ahmad Hidayat berhasil menyumbang medali emas untuk Jawa Barat pada Pekan Paralimpik Nasional atau Peparnas Papua 2021. Ia mengoleksi general raihan 142 poin pada kategori putra kelas 59kg di Ballroom Suni garden Lake hotel dan lodge, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, 10 November 2021.



Ahmad Hidayat berhasil mengangkat beban seberat 130kg pada kesempatan pertama, beban seberat 140kg di kesempatan kedua dan berhasil mengangkat beban seberat 142kg pada kesempatan ketiga.

Pada kategori putra kelas 59kg, medali perak berhasil diamankan oleh Ali M Arsyad atlet asal Sumatera Utara yang keseluruhan mengumpulkan 126 poin. Ali M Arsyad secara keseluruhan berhasil mengangkat beban seberat 119kg pada kesempatan pertama. Pada kesempatan kedua, ia mengangkat beban seberat 123kg dan berhasil di kesempatan ketiga dengan beban seberat 126kg.

Pada posisi ketiga, ada atlet asal Jawa Tengah Abdul Manaf yang berhasil menyabet medali perunggu dengan ordinary poin yang dikumpulkan sebesar 126. Abdul Manaf berhasil mengangkat beban seberat 118kg pada kesempatan pertama, 121kg pada kesempatan kedua dan 126 pada kesempatan ketiga.

Secara keseluruhan akan ada 20 nomor yang dipertandingkan dari kategori putra dan putri dengan medali yang ordinary diperebutkan adalah 20 emas, 20 perak dan 20 perunggu di cabang olahraga angkat berat Peparnas Papua XVI. Gelaran cabang olahraga angkat berat Peparnas Papua XVI ini bakal rampung pada Sabtu, 13 November dan sistem pertandingan yang bersifat very last.

Medali emas di cabang lompat jauh dan balap kursi roda

Atlet lompat jauh Setyo Budihartarto dari Kalimantan Selatan berhasil mempertahankan medali emas di Peparnas Papua 2021. "Setyo merupakan peraih medali emas pada Paparnas sebelumnya," ujar pelatih atletik cabang lari lompat NPC Kalimantan Selatan, H. Basri.

Menurut dia, Setyo merupakan atlet tuna daksa dengan klasifikasi T47 yang berapa kali mengikuti Paparnas membela Kalimantan Selatan. Ia pernah membela Kalimantan Selatan pada gelaran Pekan Paralimpik Nasional di Riau dan Jawa Barat.

Pada Paparnas Papua ini, Setyo meraih medali emas dengan lompatan 6,fifty one meter. Selain Setyo, atlet yang juga berprestasi adalah Desy Apriani (31) klasifikasi T+54 yang berhasil meraih medali perunggu pada lompat jauh dengan lompatan four,seventy five meter.
Kemudian, Dinda Dwi Hartarti klasifikasi T37 meraih medali perunggu pada nomor lari four hundred meter putri. Basri masih optimistis tujuh atletnya yang turun ini pada Paparnas Papua ini bisa memenuhi target sebanyak dua medali emas.

Atlet balap kursi roda debutan Jawa Barat Mustopa (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

Dari cabang balap kursi roda, Mustopa, debutan dari Jawa Barat, tak menyangka bisa meraih medali emas dan memecahkan rekor nasional nomor 100 meter T52-fifty 3 putra. Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Rabu, Mustopa mencatatkan waktu tercepat, yakni sixteen,67 detik.

Catatan waktu itu melampaui rekornas yang dicetak Agus Suprayitno dari Kalimantan Timur dengan waktu 17,80 detik pada Peparnas 2016 di Jawa Barat. Medali emas itu merupakan yang kedua diraih Agus setelah memenangi nomor four hundred meter yang dipertandingkan pada Sabtu, 6 November 2021.

Meski telah memecahkan rekornas, atlet berusia 35 tahun itu mengaku belum sepenuhnya puas dengan catatan waktu yang diraihnya. "Puas, tapi ngerasa masih belum maksimal. Karena di latihan bisa 15,90 detik. Namun, saya tidak menyangka pecah rekor," katanya.

Untuk memenangi pertandingan, Mustopa mengaku kuncinya adalah tetap semangat dan berjuang di setiap pertandingan. Selain di nomor a hundred dan four hundred meter yang sudah ditaklukkannya, Mustopa masih akan bertanding di satu nomor lagi, yakni 2 hundred meter. "aim saya, sapu bersih lah. Tiga emas sekaligus (one hundred200, dan 400 meter)," kata dia.

Papua panen medali di cabang judo tunanetra

Tim Papua berhasil menyabet tiga medali emas pada hari ketiga judo tunanetra Peparnas yang digelar di GOR Trikora UNCEN, Jayapura, Rabu, 10 November 2021. Pada kelas 73kg putra, atlet Papua Saul Nicodemus Yandewoa berhasil meraih medali emas usai mengalahkan sesama perwakilan dari Papua Arianto yang berhak atas medali perak.

Medali perunggu judo tunanetra Peparnas berhak didapatkan oleh atlet asal Jawa Barat, Rohmat Abdul Rohim. Selanjutnya pada kelas 81kg putra, atlet asal Jawa Tengah Fajar Sambudi berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan perwakilan Jawa Barat Rizal Saepul Aziz di partai final.

Rizal Saepul Aziz selanjutnya berhak atas medali perak, sedangkan medali perunggu didapatkan oleh M. Yogi Prayoga asal Jawa Barat dan Soni Satria D L asal Papua.

Pada kelas 57kg putri, atlet asal Papua Tri Setyani berhasil mengamankan medali emas usai mengalahkan atlet asal Jawa Barat Petri Maryati yang berhak atas medali perak. Medali perunggu diperoleh Siyamsih asal Jawa Tengah dan Salma Ayu Cahyaningtyas asal Kalimantan Selatan.

Di kelas 63kg putri, Nurul Fadillah asal Papua berhasil mendapatkan emas, sedangkan medali perak didapatkan oleh Ella Grecia asal Kepulauan Riau. Pertandingan Peparnas Papua cabang olahraga judo tunanetra masih akan digelar hingga Sabtu, 13 November 2021 dan masih menyisakan 12 nomor pertandingan.

Post a Comment

0 Comments